LATEST UPDATE

Home News Tren Kejahatan Siber 2016 Menurut Ahli Kaspersky

Tren kejahatan siber 2016 menurut ahli Kaspersky

Admin 2016-04-22 Techno info

Wah, ternyata kejahatan saja ada trendnya. Yuk simak info berikut ini!

Jakarta (ANTARA News) - Para ahli Kaspersky Lab menyatakan bahwa Advanced Persistent Threats (APT) akan menghilang dan digantikan oleh ancaman serangan yang lebih berbahaya serta lebih sulit dideteksi dan ditelusuri asal muasal pelakunya pada 2016.

Dalam Prediksi 2016, para ahli mengungkapkan bahwa 'Ancaman' masih tetap ada, tetapi konsep 'Advanced' dan 'Persistent' akan hilang untuk mengurangi jejak yang tertinggal di sistem terinfeksi.

Para penjahat siber juga akan lebih mengandalkan off-the-shelf malware untuk meminimalkan biaya yang harus mereka keluarkan.

Berikut perkiraan tren kejahatan siber 2016 dari para ahli di Kaspersky Lab:

  1. APT menghilang, diganti ancaman yang lebih berbahaya dan sulit terdeteksi, dimana akan ada perubahan dramatis dalam struktur serta cara beroperasi dari APT.
  2. Tindak kejahatan melalui smartTV dan atau mesin pembuat kopi.
    Popularitas ransomware akan semakin meningkat dengan penggunaan Trojan perbankan dan diprediksi akan semakin meluas ke area yang baru seperti perangkat OS X, yang kebanyakan dimiliki oleh para target yang dianggap kaya sehingga lebih menguntungkan penjahat siber. Selain itu perangkat mobile danInternet-of-Things juga dijadikan target.
  3. Model pembayaran terbaru.
    Sistem pembayaran alternatif seperti ApplePay dan AndroidPay serta bursa saham akan menjadi target empuk bagi serangan siber keuangan dan akan terus dikembangkan oleh para penjahat siber.
  4. Membocorkan kehidupan pribadi.
    Pada 2015 terjadi kenaikan jumlah DOXing, serangan untuk mempermalukan di publik serta pemerasan. Semua orang mulai dari Hactivists hingga negara menggunakan strategi penyebarluasan foto-foto pribadi, informasi, daftar pelanggan, dan kode untuk mempermalukan target mereka. Kaspersky Lab memperkirakan praktik seperti ini masih meningkat secara eksponensial tahun 2016.

So, Be Carefull ya Guys